Program Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan dan insentif bagi para pekerja, pencari kerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan dan/atau mengalami penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19. Kartu Prakerja diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja, serta dapat meringankan biaya hidup akibat pandemi Covid-19. Secara umum, syarat bagi penerima Kartu Prakerja ini adalah semua warna negara yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah. Meskipun begitu, program Kartu Prakerja ini lebih diprioritaskan kepada kalangan pencari kerja usia muda. Dengan begitu, diharapkan program Kartu Prakerja ini dapat memberikan ruang bagi pencari kerja untuk mengembangkan kemampuan dan kompetensi. Kesempatan ini pun masih terbuka bagi karyawan atau pegawai yang sudah bekerja, maupun pegawai yang mengalami PHK.

Artikel Terkini

  • Merawat Budaya di Balai Budaya Desa Kedungpoh

    12 Agustus 2020 21:07:02 WIB
    Merawat Budaya di Balai Budaya Desa Kedungpoh
    Budaya sebagai suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok masyarakat pada hakikatnya memang patut dilestarikan keberadaannya. Selain diwariskan antar generasi ke generasi di dalam kelompok masyarakat tempat dimana budaya tersebut lahir, budaya juga dapat dilestarikan denga... ..selengkapnya

  • Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Dusun Kedungpoh Lor

    12 Agustus 2020 20:56:44 WIB
    Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Dusun Kedungpoh Lor
    Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau yang biasa disebut dengan apotik hidup merupakan tanaman yang biasa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional. Dengan adanya pembudidayaan TOGA, setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan... ..selengkapnya

  • Ecobrick, Solusi Baru Atasi Masalah Sampah Plastik

    09 Agustus 2020 20:32:17 WIB
    Ecobrick, Solusi Baru Atasi Masalah Sampah Plastik
    Saat kita menyimpan, memisahkan, dan mengemas plastik ke dalam botol, kita dapat membuat balok penyusun yang dapat digunakan kembali berulang kali. Bersama-sama kita dapat membangun ruang hijau yang memperkaya komunitas kita dan menghilangkan plastik dari biosfer. Bersama-sama kita dapat beralih dar... ..selengkapnya

  • Keripik Singkong, Camilan Nikmat Hasil Olahan Warga Kedungpoh

    09 Agustus 2020 16:46:58 WIB
    Keripik Singkong, Camilan Nikmat Hasil Olahan Warga Kedungpoh
    Singkong merupakan salah satu hasil alam Desa Kedungpoh. Tanaman umbi-umbian ini dikenal mengandung gizi yang baik dan sangat mudah diolah menjadi makanan sehari-hari. Ide kreatif dan keuletan dari warga Desa Kedungpoh kemudian melahirkan sebuah produk keripik singkong. Keripik singkong ini bukan ha... ..selengkapnya

  • Keset Anyam Rosyid, Keset Cantik Handmade dari Padukuhan Mojosari

    08 Agustus 2020 22:49:16 WIB
    Keset Anyam Rosyid, Keset Cantik Handmade dari Padukuhan Mojosari
    Usaha Keset Rosyid Gunung Kidul berdiri sejak tahun 2017 memproduksi keset anyam yang terbuat dari kain perca. Usaha yang beralamat di RT 4, RW 7, Padukuhan Mojosari, Kedungpoh telah mempunyai kelompok pengrajin di Padukuhan Mojosari yang mampu menghasilkan 30 – 50 buah keset setiap bulannya. ... ..selengkapnya

  • Bisnis Konveksi ala CV. Multi Sarana Handayani

    08 Agustus 2020 22:29:18 WIB
    Bisnis Konveksi ala CV. Multi Sarana Handayani
    Multi Sarana Handayani (MSH Sport) merupakan usaha konveksi yang dimiliki oleh bapak Susilo yang beralamat di Mojosari 03/07 Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul. Multi Sarana Handayani biasa memproduksi beberapa produk mulai dari jersey olahraga, masker kain, Kaos / T-Shirt dan Kaos Sekolah (TK, SD, SMP... ..selengkapnya

  • Kerajinan Kayu sebagai Warisan Budaya Desa Kedungpoh

    08 Agustus 2020 22:00:02 WIB
    Kerajinan Kayu sebagai Warisan Budaya Desa Kedungpoh
    Salah satu produk lokal yang sudah terkenal berasal dari desa Kedungpoh adalah kerajinan perabotan kayu. Kerajinan ini sudah dikerjakan secara turun temurun oleh warga desa menjadikan ini sebagai salah satu warisan dan ikon desa Kedungpoh meskipun saat ini sudah tidak banyak warga yang mengerjakan j... ..selengkapnya

  • Enam Cara Sederhana Untuk Mengurangi Penggunaan Plastik

    08 Agustus 2020 19:57:46 WIB
    Enam Cara Sederhana Untuk Mengurangi Penggunaan Plastik
    Lebih dari 300 juta ton plastik diproduksi setiap tahun, 50% di antaranya terdiri dari barang sekali pakai seperti sedotan, botol kopi, dan tas belanja. Karena hanya sekitar 20% dari plastik yang benar-benar didaur ulang per tahun secara global, sebagian besar sampah plastik berakhir di tempat pembu... ..selengkapnya

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung